Rabu, 18 Januari 2023

Sosialisasi Pembatasan Penggunaan Media Sosial Bagi Anak SD

 Mahasiswa KKN-T 50 UTM menyelenggarakan kegiatan sosialisasi di SDN SOKOBANAH DAYA 5 tentang penting nya pembatasan penggunaan media sosial bagi anak dibawah umur khusus nya anak SD.


Dimana kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan anak-anak dari disetiap kelas menjadi satu di dalam suatu ruangan.


Kegiatan dilaksanakan pada tgl 9 Januari 2023 yang diharapkan anak-anak SD di SDN SOKOBANAH DAYA 5 dapat lebih memahami dan dapat membatasi penggunaan media sosial yang akan berdampak pada perilaku sehari-hari. 

Media sosial merupakan sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual.

Penggunaan Media Sosial memang sangat menguntungkan dan menyenangkan karena pada saat ini banyak orang yang menganggap media sosial itu membuat pekerjaan semakin mudah untuk dilakukan. Namun secara tidak langsung penggunaan media sosial sangat berdampak buruk terlebih lagi bagi anak dibawah umur yang sudah terlalu jauh untuk tau mengenai penggunaan media sosial yang ditakutkan akan merusak generasi bangsa. 

Oleh sebab itu para Mahasiswa KKN-T 50 melakukan sosialisasi tentang pembatasan penggunaan media sosial yang bertujuan untuk memberi pemahaman terhadap anak SD agar membuat batasan penggunaan media sosial dan mengajari bagaimana cara menggunakan media sosial dengan baik dan benar

Sosialisasi Strategi Pemasaran Produk UMKM

Untuk menciptakan masyarakat yang mempunyai skill kewirausahaan Mahasiswa KKN-T 50 UTM melakukan program sosialisasi mengenai strategi pemasaran produk UMKM yang berada di Desa Sokobanah Daya. Dimana program ini bertujuan untuk menumbuhkan skill kewirausahaan salah satunya sosialisasi mengenai strategi pemasaran produk UMKM. Dengan materi yang pertama mengenai dasar-dasar kewirausahaan, seperti arti kewirausahaan, cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan,  sebagai bekal untuk menjalankan kewirausahaan. Untuk materi yang kedua yakni mengenai penggunaan media sosial untuk bisnis, seperti cara penjualan melalui media sosial. Dan untuk materi yang ketiga yaitu mengenai penjualan melalui marketplace salah satunya adalah marketplace shopee.

Pendidikan kewirausahaan merupakan suatu hal yang penting. Karena kewirausahaan bisa meningkatkan penghasilan atau ekonomi masyarakat tersebut. Selain itu kewirausahaan juga bisa meningkatkan harkat dan martabat pada masyarakat tersebut. 

Mahasiswa KKN-T 50 berharap dengan adanya program ini masyarakat bisa berinovasi dan menjalankan bisnisnya dengan baik sesuai dengan strategi pemasaran yang sudah terkonsep dengan baik.

Program ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 15 Januari 2023. Program ini dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK bertempat di balai desa sokobanah daya.





Program Pembelajaran Ilmu Keagamaan KKN-T 50 Untuk Menciptakan Generasi Yang Agamis dan Berkarakter Islami

Untuk menciptakan generasi yang Agamis dan berkarakter Islami Mahasiswa KKN-T 50 UTM mengabdikan diri di salah satu TPQ yang berada di Desa Sokobanah Daya yaitu MTQ MD Tarbiyatul Athfal. Dimana program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai islami dengan mengajarkan dasar-dasar ilmu agama Islam, seperti dasar-dasar Ilmu Tajwid sebagai bekal untuk membaca Al-Qur'an yang baik dan benar, tak lupa Mahasiswa KKN-T 50 juga mendidik anak-anak TPQ MD Tarbiyatul Athfal tentang adab dan tatakrama agar menjadi insan yang berakhlakul karimah. 

Pendidikan Keagamaan sangatlah penting bagi umat beragama sebagai bekal untuk menjalani kehidupan agar tidak melenceng dari hukum-hukum yang ditentukan oleh sang Kholiq dan senantiasa menjadi hamba yang dekat dengan penciptanya. 

Mahasiswa KKN-T 50 berharap dengan adanya program ini para generasi muda di Madura khususnya di Desa Sokobanah Daya dapat membentengi diri dan mengokohkan iman agar tidak terpengaruh oleh pengaruh-pengaruh yang tidak baik seperti pengaruh lingkungan maupun kemajuan teknologi. 

Program ini dilaksanakan di setiap selesai sholat maghrib sampai selesai sholat isya dengan bimbingan seluruh mahasiswa KKN-T 50 dengan diikuti Santriwan Santriwati TPQ MD tarbiyatul Athfal yang dibagi menjadi dua kelompok, yang terdiri dari kelompok bagian kecil dan kelompok bagian besar dimana kelompok ini dibagi berdasarkan kelancaran para Santriwan santriwati dalam membaca Al-Quran.








KKN-T Gelar Sosialisasi Stop Bullying Pada Anak Sekolah Dasar

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata di Desa Sokobanah Daya  gelar sosialisasi stop bullying di SDN Sokobanah Daya 5. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Januari 2023 untuk mengurangi angka perundungan yang sangat tinggi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini mendapat dukungan dari guru SDN Sokobanah Daya 5, mereka setuju bahwa perndungan berdampak buruk bagi siswa di sekolah dan bekerja sama dalam pemberantasan perundungan di sekolah.

Bullying adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau sekelompok dengan cara menyakiti fisik atau mental seseorang yang dilakukan berulang-ulang tanpa perlawanan yang membuat korban menderita Kasus ini sering terjadi di lingkungan sekolah yang menyebabkan rusaknya mental anak. Bullying dapat memicu tindakan kriminalitas bahkan menyebabkan korban bullying bunuh diri Mengatasi kasus ini adalah kewajiban kita bersama, lalu bagaimana cara mengatasi bullying agar kasus seperti ini tidak membunuh karakter peserta didik disekolah? Biasanya yang menjadi korban bullying adalah anak yang memiliki ekonomi rendah dan memiliki fisik yang lebih lemah karna terlihat lemah dan bisa dijadikan korban bullying. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan perundungan atau bullying diantaranya, pola asuh orang tua yang terlalu manja, lingkungan pertemanan, dan tayangan di media sosial yang mengarah pada pembulian. Dengan diadakannya sosialisasi mengenai stop pembullyian oleh mahasiswa KKN-T Universitas Trunojoyo Madura, besar harapan kepada siswa agar menjauhi segala bentuk perundungan yang hanya akan merugikan orang lain dan dirinya sendiri. Sosialisasi yang diadakan ini bertujuan agar siswa mampu mengenali bentuk pembullyian dan menghentikannya serta mulai berteman secara sehat dan bersahabat dengan semua.






Program Cuci Tangan KKN-T 50 Sebagai Character Building Pada Anak Sekolah Dasar

Mahasiswa KKN-T 50 UTM mengabdikan diri di salah satu SD yakni di SDN Sokobanah Daya 5. Dimana mahasiswa KKN memiliki program mengajak siswa-siswi SDN Sokobanah Daya 5 untuk mencuci tangan setiap hendak melaksanakan kegiatan pembelajaran dan juga setelah melaksakan kegiatan.

Mencuci tangan ini memiliki manfaat untuk mendidik karakter anak yang rajin dan bersih. Karena melalui program cuci tangan hingga bersih akan bermanfaat untuk menghilangkan bakteri dan mencegah berbagai penyakit.

Ketua KKN-T 50 R.M. Rifky Erlangga Hadi Wijaya mengatakan, " Program cuci tangan yang di gaungkan oleh rekan kami Pantas Thorus memiliki manfaat demi membangun karakter anak yang rajin, bersih, dan sehat, hal ini tentunya berguna bagi dirinya sendiri karena akan terproteksi dari berbagai macam penyakit", pangkasnya.

Program ini dilaksanakan di setiap pagi dengan bimbingan seluruh mahasiswa KKN-T 50 dengan diikuti siswa-siswi dari kelas 1 sampai 6 SDN Sokobanah Daya 5.

Salah satu siswa SDN Sokobanah Daya 5 Syauqi mengatakan "Sebelumnya belum pernah ada kegiatan mencuci tangan seperti ini, sehingga saya sangat senang karena saya tau bagaimana cuci tangan yang benar dengan sabun". Tutupnya.



Produk Permen Dari Bahan Dasar Olahan Pepaya Sebagai Salah Satu Program Kerja Unggulan

Mahasiswa KKN-T 50 UTM menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan guna meningkatkan perekonomian di Desa Sokobanah Daya. Dimana kegiatan dilakukan dengan cara mengajak kelompok ibu-ibu PKK Sokobanah Daya untuk membuat produk olahan dari bahan dasar pepaya menjadi permen.Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama ibu-ibu PKK dan dilanjutkan dengan sosialisasi penjelasan tata cara pengolahan produk olahan pepaya tersebut. Selanjutnya, dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan yakni praktek mengolah pepaya menjadi produk permen yang dipimpin oleh mahasiswa KKNT-50 UTM. Koordinator program kerja dari Mahasiswa KKNT-50 UTM berharap dari produk permen berbahan dasar permen karet sebagai produk ciri khas Desa Sokobanah Daya, Sampang Madura. Koordinator Anasthasia JP mengatakan " Kami berharap produk permen yang berbahan dasar pepaya ini sebagai salah satu inovasi yang menghasilkan manfaat terutama pada sektor perekonomian warga Desa sokobanah Daya ", Katanya. Sehingga dari sini Mahasiswa KKN-T 50 sebagai mahasiswa telah menjalankan fungsinya yang bermanfaat bagi masyarakat.









Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger